Buscar

WILUJENG SUMPING.....JUST A NOTE.....FOLLOW MY BLOG YA.....SYUKRON JAZAKILLAH.....

Páginas

Surat Untuk perempuanku..


By diana Nur…

Bila aku ditanya siapa perempuan yang sangat kau rindui??
Aku jawab IBU
Bila ditanya lagi,siapa perempuan kemudian setelah IBU??
Aku mulai berfikir...
Aku jawab sepertinya IBU...
Kemudian ditanya lagi..siapa lagi setelahnya.??
Aku mulai terbayang wajahnya,mengerutkan dahi...dan aku menjawab sambil merunduk IBUkulah yang ada difikiranku dan apresiasi yang tergambar begitu sangat ta'terbatas Untuk nama itu..

Aku tidak sedang meng'ada-ada..
Aku juga tidak sedang ingin dipuji(untuk mempertegas cemo'ohan iblis)..
Ini jelas rindu yang sedang aku rasa untuknya.
Rindu yang membawa aku pada lantunan sya'ir yang ku peruntukan untuk ia..

Mengapa tidak..??
Karna dari setelah sekolah dasar Aku hanya punya Ia,Ia yang memperjuangkan aku dengan terseok-seok sampai aku seperti ini,ia yang sudah memberi ruang perkenalanku pada yang namanya tegar.yang menunjuki pada sedih haru dan sendiri sebagai sahabat yang harus aku intimi.
Bermula aku pongah dengan realita,enggan dengan pernyataan " aku sedih "," aku sendiri " atau apalah itu haru,berusaha membuat topeng sekemayu mungkin tentang muka-muka mereka.
Tapi rupaku diketahui Ia.

Yah..ia ibuku..
Bahkan ia yang menyanggah kalau lepasnya tertawa yang sering aku suguhkan mempertegas tangisan untuk ia.
Ia tau kalau hatiku sedang menjerit dari jalan dengan lika-liku,yang ku tempuh sepertinya sudah menyatakan kesedihan untuk ia.

Bahkan ia tidak mengiklaskan kalau aku sampai menjanktiti batin yang kronis ini sampai pada liverku.
IBU masih tetap bilang, memberikan pernyataan dari apa yang sudah aku suguhkan..(Apa yang ibu ingin dari hasil yang aku ikhtiarkan ini..?)
Ibu berkaca tiap kali menerima sesuatu dari apa yang ku hadiahkan untuk Ia..
" Ibu masih menginginkan aku sehat..."
Tanpa harus mengorbankan tubuh mungil yang semakin kurus kering..
Hufh...(Sambil aku memalingkan muka..)

Ibu..Ibu,sepertinya inisiatifku masih belum juga berhasil merayu agar engkau bahagia..

Ada kali saatnya menemukan perbincangan,ia bertanya," Siapa yang akan kelak menemanimu anakku..??"

Aku melempar senyum tidak iklas sambil berkata.."..tenang aja bu,membujang sepertinya masih ada dalam kategori pembencianku.."
Bukankah ALLAH sangat membenci bangkai seorang pemuda yang meninggal dengan membujang..??
...Hehe Ibu tersenyum sambil bergegas lalu meninggalkanku yang masih berfikir..??
(Dalam hati " iya juga,siapa perempuan itu ya..?? )..


Aku tetep dengan pendirianku..yaitu TAUBATAN NASUHA, bukan taubat hu has hu has saat makan sambel..

Aku pasti datang dengan ketentuan aku yang sudah mampu menjadi imam Untuk Istri dan bapa yang bijak bagi anak-anaku kelak..semoga ada wanita itu,wanita yang berkeinginan anaknya ke khairo
Semoga Aamiin..
Berikanlah umur serta kesempatan aku mendidik dia Anak-anaku.


Dan wanitaku,Aku bagai mana sangkaanmu..
Jika baik yang engkau fikirkan,maka baiklah yang engkau terima..
Jika buruk yang ada dalam Fikiranmu,maka buruklah yang akan engkau terima pula..bukan dari aku..tapi dari asumsi yang telah engkau telan..

0 komentar:

Posting Komentar